Saya pertama kali mengenal kumara chips bukan dari dapur rumah, melainkan dari sebuah kafe kecil yang menyajikan menu camilan sehat. Saat itu, di antara kentang goreng dan onion rings, ada satu menu yang terdengar asing di telinga saya: Chips. Begitu mencobanya, rasa renyah berpadu manis alami langsung membuat saya berpikir, “Ini beda.” Dari situlah rasa penasaran saya tentang chips dimulai.
Apa Itu Kumara Chips?

Kumara adalah sebutan untuk ubi jalar di beberapa negara, terutama Selandia Baru. Berbeda dengan kentang biasa, kumara memiliki rasa manis alami, tekstur lebih lembut di dalam, dan warna yang menarik, mulai dari oranye cerah, kuning, hingga ungu. Ketika diolah menjadi chips, kumara menghadirkan pengalaman camilan yang unik: renyah di luar, namun tetap menyisakan rasa khas ubi yang hangat dan bersahabat di lidah Inspirated taste.
Kumara chips sendiri dibuat dengan cara mengiris tipis ubi jalar, kemudian digoreng atau dipanggang hingga kering dan garing. Prosesnya sederhana, tetapi hasil akhirnya sangat memikat.
Keunikan Rasa yang Membuat Ketagihan
Salah satu alasan mengapa chips semakin populer adalah karakter rasanya. Tidak seperti keripik kentang yang cenderung netral, chips punya rasa manis alami yang lembut. Manisnya bukan seperti gula, melainkan manis khas umbi-umbian yang terasa “bersih”.
Saat digoreng, gula alami dalam kumara akan sedikit mengaramel, menciptakan rasa gurih-manis yang seimbang. Inilah yang membuat chips terasa nikmat bahkan tanpa tambahan bumbu berlebihan. Cukup sedikit garam laut saja, rasanya sudah lengkap.
Tekstur yang Renyah tapi Tidak Keras
Banyak camilan renyah terasa keras dan melelahkan saat dikunyah. chips berbeda. Teksturnya renyah, namun tetap ringan. Saat digigit, bunyinya memuaskan, tetapi tidak membuat rahang bekerja terlalu keras.
Ketebalan irisan juga berpengaruh. Irisan tipis menghasilkan chips yang sangat garing, sementara irisan sedikit tebal memberikan sensasi renyah di luar dan lembut di dalam. Dua-duanya punya penggemar sendiri.
Lebih Sehat Dibanding Keripik Biasa
Di era sekarang, orang tidak hanya mencari rasa, tetapi juga nilai gizi. Kumara chips sering dianggap sebagai alternatif camilan yang lebih sehat dibanding keripik kentang biasa.
Ubi jalar dikenal kaya akan:
Serat
Vitamin A (terutama kumara oranye)
Vitamin C
Antioksidan
Jika dipanggang alih-alih digoreng, kandungan lemaknya bisa ditekan jauh lebih rendah. Inilah alasan mengapa kumara chips sering muncul di kafe sehat, restoran vegetarian, hingga menu diet modern.
Variasi Rasa yang Semakin Kreatif
Awalnya, chips hanya disajikan dengan rasa original atau sedikit garam. Namun kini, kreativitas para pelaku kuliner membuat variasinya semakin menarik. Beberapa varian rasa yang populer antara lain:
Sea salt & black pepper
Paprika smoked
BBQ
Chili manis
Rosemary & garlic
Keju vegan
Bahkan ada kumara chips rasa manis seperti cinnamon sugar yang cocok untuk pencinta camilan dessert. Fleksibilitas rasa ini membuat chips mudah diterima oleh berbagai kalangan.
Kumara Chips dalam Dunia Kuliner Modern

Kumara chips bukan hanya camilan, tetapi juga sering dijadikan pelengkap hidangan utama. Banyak restoran menyajikannya sebagai pengganti kentang goreng untuk burger, steak, atau sandwich. Selain lebih sehat, tampilannya juga lebih menarik secara visual.
Warna oranye dan ungu dari chips memberikan kontras cantik di atas piring, membuat hidangan terlihat lebih premium dan Instagramable.
Cara Membuat Kumara Chips di Rumah
Salah satu hal yang saya sukai dari chips adalah kemudahannya untuk dibuat sendiri di rumah. Bahannya sederhana dan tidak memerlukan teknik rumit.
Bahan utama:
Ubi jalar (kumara)
Minyak zaitun atau minyak goreng
Garam
Bumbu sesuai selera
Langkah singkat:
Cuci bersih dan kupas ubi jalar.
Iris setipis mungkin menggunakan pisau tajam atau mandoline.
Rendam sebentar, lalu keringkan.
Campur dengan sedikit minyak dan bumbu.
Panggang di oven atau goreng hingga renyah.
Aroma manis yang keluar saat dipanggang benar-benar menggoda dan membuat dapur terasa lebih hangat.
Cocok untuk Semua Usia
Kumara chips adalah camilan yang ramah untuk semua usia. Anak-anak menyukai rasanya yang manis dan renyah, sementara orang dewasa menghargai kesan sehat dan alami. Bahkan bagi orang yang sedang mengurangi konsumsi junk food, chips bisa menjadi solusi camilan tanpa rasa bersalah.
Potensi Bisnis Kumara Chips
Dari sudut pandang bisnis kuliner, chips memiliki potensi besar. Permintaan terhadap camilan sehat terus meningkat, dan kumara chips berada di persimpangan antara rasa lezat dan citra sehat.
Dengan kemasan menarik, varian rasa yang kreatif, dan cerita bahan alami, kumara chips bisa menjadi produk unggulan untuk pasar lokal maupun internasional. Banyak UMKM mulai melirik camilan ini sebagai peluang usaha yang menjanjikan.
Mengapa Kumara Chips Layak Dicoba?
Jika harus dirangkum dalam satu kalimat, kumara chips adalah camilan yang sederhana tapi berkelas. Rasanya enak, tampilannya menarik, dan nilai gizinya lebih baik dibanding banyak camilan lain.
Bagi saya pribadi, kumara chips bukan sekadar keripik. Ia adalah bukti bahwa bahan tradisional seperti ubi jalar bisa diolah menjadi kuliner modern yang relevan dengan gaya hidup masa kini.
Penutup
Kumara chips menunjukkan bahwa inovasi kuliner tidak selalu harus rumit. Dengan memanfaatkan ubi jalar dan teknik sederhana, lahirlah camilan yang disukai banyak orang di berbagai belahan dunia. Renyah, manis alami, fleksibel, dan relatif sehat—semua keunggulan itu menyatu dalam satu gigitan.
Jika Anda belum pernah mencobanya, mungkin sekarang saat yang tepat. Siapa tahu, dari satu keping kumara chips, Anda menemukan camilan favorit baru yang sulit dilupakan.
Baca fakta seputar : Culinary+
Baca juga artikel menarik tentang : Sunday Roast: Tradisi Kuliner Inggris yang Menghangatkan Hati
