Jika ada satu tempat di Thailand yang masih terasa alami dan jauh dari hiruk-pikuk wisata massal, maka Pulau Ko Mai Thon (atau dikenal juga sebagai Mai Ton Island) adalah jawabannya. Terletak hanya sekitar 15 kilometer dari pantai timur Phuket, pulau kecil ini dikenal dengan keindahan laut birunya, pantai pasir putih yang lembut, serta kehidupan laut yang begitu kaya. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi segala hal tentang Ko Mai Thon — mulai dari keindahan alamnya, aktivitas seru yang bisa dilakukan, cara menuju ke sana, hingga tips wisata agar kunjunganmu benar-benar tak terlupakan.
Sekilas Tentang Pulau Ko Mai Thon

Pulau Ko Mai Thon (Ko Maiton) adalah pulau pribadi kecil di Laut Andaman, yang terkenal karena kejernihan airnya dan suasananya yang sangat damai. Meski ukurannya kecil, pulau ini menjadi destinasi impian bagi para pencinta pantai, penyelam, dan wisatawan yang mencari ketenangan Tripadvisor.
Sebelum menjadi tempat wisata seperti sekarang, Ko Mai Thon sempat tertutup untuk umum karena dikelola secara eksklusif oleh Mai Ton Private Island Resort. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, akses ke pulau ini dibuka kembali untuk wisata harian, khususnya melalui paket tur dari Phuket.
Pulau ini memiliki panjang sekitar 2,5 kilometer dengan garis pantai berpasir putih yang mengelilinginya. Laut di sekitarnya sangat jernih hingga kamu bisa melihat karang dan ikan bahkan dari atas kapal.
Keindahan Alam yang Tak Tertandingi
Pulau Ko Mai Thon benar-benar mencerminkan pesona tropis yang sempurna. Begitu menginjakkan kaki di sana, pengunjung langsung disambut pemandangan laut biru toska yang kontras dengan pasir putih bersih dan pepohonan hijau yang rindang.
Salah satu hal paling menakjubkan dari pulau ini adalah kejernihan air lautnya. Visibilitas di bawah air bisa mencapai lebih dari 30 meter pada hari cerah, menjadikannya tempat ideal untuk snorkeling dan diving.
Selain itu, di sekitar pulau sering terlihat lumba-lumba liar yang berenang bebas. Banyak wisatawan yang beruntung menyaksikan mereka saat perjalanan menuju pulau — pengalaman langka yang menambah nilai magis Ko Mai Thon.
Di bagian barat pulau, kamu akan menemukan spot terbaik untuk menikmati matahari terbenam, di mana langit berubah warna menjadi jingga keemasan sambil terdengar lembutnya ombak yang menepi.
Aktivitas Seru di Pulau Ko Mai Thon
Meskipun pulau ini kecil, ada banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan di sini. Berikut beberapa yang paling direkomendasikan:
a. Snorkeling
Ko Mai Thon dikenal memiliki terumbu karang yang masih alami dengan aneka ikan tropis berwarna-warni. Air yang jernih membuat snorkeling terasa seperti menonton film dokumenter bawah laut secara langsung.
b. Diving (Menyelam)
Bagi penyelam profesional maupun pemula, area sekitar Ko Mai Thon menawarkan pengalaman diving yang luar biasa. Kamu bisa melihat soft coral, anemon laut, hingga ikan badut (clownfish) yang hidup di habitat alaminya.
c. Dolphin Watching
Kegiatan paling populer adalah melihat lumba-lumba liar di sekitar perairan Ko Mai Thon. Biasanya dilakukan pagi hari atau menjelang sore saat mereka aktif berenang di permukaan laut.
d. Berjemur dan Bersantai
Karena pulau ini tidak seramai Patong atau Phi Phi Island, kamu bisa benar-benar menikmati ketenangan sambil berjemur di pantai yang hampir sepi pengunjung.
e. Trekking Ringan
Bagi pencinta alam, ada jalur kecil menuju puncak bukit di tengah pulau. Dari atas sini, panorama laut Andaman terlihat begitu memukau dan cocok untuk spot foto.
f. Fotografi Alam
Pulau ini adalah surga bagi fotografer. Baik kamu menggunakan kamera profesional maupun ponsel, setiap sudut Ko Mai Thon seperti lukisan yang hidup — cocok untuk mempercantik feed media sosialmu.
Cara Menuju Pulau Ko Mai Thon

Karena Ko Mai Thon adalah pulau kecil, satu-satunya cara menuju ke sana adalah melalui laut dari Phuket. Berikut panduannya:
Dari Phuket ke Ao Chalong Pier:
Titik keberangkatan utama menuju Pulau Ko Mai Thon adalah dermaga Chalong. Kamu bisa menggunakan taksi atau motor dari area Patong, Kata, atau Karon.
Jarak tempuh sekitar 30–40 menit tergantung lalu lintas.Dari Chalong ke Pulau Ko Mai Thon:
Perjalanan laut memakan waktu sekitar 20–30 menit menggunakan speedboat atau kapal pesiar kecil. Banyak operator tur yang menawarkan paket “Mai Ton Island Day Trip” yang sudah termasuk transportasi pulang-pergi, makan siang, dan snorkeling gear.
Harga tur harian biasanya berkisar antara 1.800–2.500 baht per orang, tergantung fasilitas dan musim kunjungan.
Akomodasi: Menginap di Surga Pribadi
Meskipun sebagian besar wisatawan datang hanya untuk day trip, sebenarnya ada satu resor eksklusif di pulau ini, yaitu Mai Ton Private Island Resort. Resor ini memiliki vila-vila bergaya tropis dengan pemandangan langsung ke laut, lengkap dengan fasilitas spa, kolam renang, dan restoran seafood segar.
Namun, karena jumlah kamar terbatas dan permintaan tinggi, sangat disarankan untuk memesan jauh hari sebelumnya. Harga menginap di sini berkisar antara 10.000 hingga 20.000 baht per malam, tergantung tipe vila dan musim.
Bagi yang memiliki anggaran lebih terbatas, alternatifnya adalah menginap di Phuket lalu melakukan tur harian ke pulau ini. Banyak hotel di Phuket yang menawarkan paket wisata ke Ko Mai Thon langsung dari lobi.
Kuliner dan Hidangan Laut Segar
Bicara soal kuliner, Pulau Ko Mai Thon terkenal dengan hidangan laut segar yang diolah langsung oleh koki lokal. Karena letaknya di tengah laut, semua bahan makanan — terutama ikan, cumi, dan udang — didapat langsung dari hasil tangkapan harian nelayan sekitar.
Beberapa menu yang paling disukai wisatawan antara lain:
Grilled Prawns with Thai Herbs – Udang bakar dengan bumbu rempah khas Thailand.
Tom Yum Goong – Sup asam pedas dengan udang segar, cita rasa autentik Thailand.
Fried Fish with Garlic and Pepper – Ikan laut segar digoreng garing dengan bumbu bawang putih dan lada hitam.
Fresh Coconut Drink – Minuman wajib di pantai tropis, nikmat diminum di bawah terik matahari.
Makan sambil memandang laut biru dan mendengar deburan ombak adalah pengalaman yang sulit dilupakan.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Cuaca di Pulau Ko Mai Thon sangat dipengaruhi oleh musim laut Andaman. Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, kunjungi antara November hingga Mei, saat langit cerah, laut tenang, dan visibilitas bawah laut sangat jernih.
Hindari musim hujan antara Juni hingga Oktober, karena ombak lebih tinggi dan beberapa operator tur mungkin menghentikan perjalanan demi keselamatan.
Jika kamu ingin melihat lumba-lumba liar, datanglah pada pagi hari atau sekitar pukul 16.00 sore. Di waktu inilah mereka sering muncul ke permukaan.
Tips Wisata ke Pulau Ko Mai Thon
Agar perjalananmu nyaman dan aman, berikut beberapa tips penting:
Gunakan sunblock dengan SPF tinggi, karena sinar matahari sangat terik.
Bawa kamera tahan air untuk mengabadikan momen snorkeling.
Pakai sandal atau sepatu air, karena beberapa area memiliki karang tajam.
Jangan memberi makan ikan liar, demi menjaga ekosistem laut.
Bawa uang tunai secukupnya, karena tidak ada ATM di pulau.
Pesan tur resmi dari operator terpercaya untuk memastikan keselamatan dan asuransi perjalanan.
Patuhi aturan konservasi — jangan mengambil batu karang, kerang, atau benda laut lainnya.
Mengapa Pulau Ko Mai Thon Layak Masuk Daftar Liburanmu
Di antara banyak pulau indah di Thailand, Ko Mai Thon punya daya tarik tersendiri: perpaduan antara kemewahan dan ketenangan alami.
Berbeda dari Phi Phi yang ramai atau Similan yang jauh, Ko Mai Thon menawarkan suasana eksklusif tapi tetap mudah dijangkau.
Pulau ini cocok untuk:
Pasangan yang ingin honeymoon romantis.
Wisatawan yang mencari pelarian dari keramaian Phuket.
Penyelam yang ingin menjelajahi laut jernih tanpa gangguan.
Keluarga yang ingin menikmati liburan privat di alam tropis.
Dengan kebersihan, keindahan, dan atmosfer yang menenangkan, Ko Mai Thon sering disebut sebagai “The Maldives of Phuket”.
Upaya Konservasi dan Keberlanjutan
Keindahan Pulau Ko Mai Thon tidak akan bertahan tanpa upaya konservasi lingkungan yang berkelanjutan. Pemerintah Thailand dan operator tur lokal bekerja sama menjaga ekosistem laut dengan membatasi jumlah pengunjung harian dan melarang aktivitas merusak karang.
Selain itu, sampah dari aktivitas wisata dikumpulkan setiap sore dan dikirim kembali ke Phuket untuk diolah. Para pengunjung juga diimbau untuk tidak menggunakan tabir surya berbahan kimia keras yang dapat merusak terumbu karang.
Kesadaran wisatawan untuk menjaga kebersihan menjadi kunci utama agar pulau ini tetap lestari dan indah bagi generasi berikutnya.
Baca fakta seputar : Travel
Baca juga artikel menarik tentang : Taman Yu: Oase Tersembunyi di Tengah Kota yang Wajib Dikunjungi
